Makanan yang biasa dibelinya adalah pecel atau gado-gado dan tempe penyet. Selain harganya terjangkau, pecel atau gado-gado dianggap komplit untuk memenuhi protein dan vitamin selama berpuasa. Sementara tempe penyet sudah menjadi makanan favoritnya sejak dulu.

"Biasanya gado-gado kadang juga tempe penyet, itu makanan favorit saya. Untuk berbuka puasa, biasanya seduh teh atau kopi dengan kue basah," ungkap pria 22 tahun, perantau asal Kabupaten Bombana itu.

Sementara, Misalin (22) perantau asal Kabupaten Wakatobi yang menetap di salah satu kos-kosan di Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konsel, lebih memilih ikan lele untuk disantap saat sahur.

"Menu sahur saya biasanya nasi dengan ikan lele, saya paling suka kalau digoreng renyah," bebernya.

Menurutnya, mengkonsumsi menu yang disukai bisa meningkatkan nafsu makan di saat sahur, ketika biasanya orang tak ingin makan karena ngantuk. Juga meningkatkan semangat dalam menjalani puasa Ramadan.