“Tahun ini kita benar-benar memberikan penganggaran ke perpustakaan,” ujarnya.

Selain penguatan anggaran, sekolah juga mendorong perpustakaan agar tidak hanya menjadi tempat membaca buku, tetapi dapat menjadi ruang belajar yang nyaman dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Perpustakaan SMA 2 Kendari kini dilengkapi fasilitas smartboard yang dapat dimanfaatkan guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan minat siswa untuk datang dan belajar di perpustakaan.

“Minat siswa sangat tinggi, bahkan mereka belajar di situ. Di dalamnya kami penuhi dengan smartboard, sehingga pembelajaran bisa dilakukan di perpustakaan,” jelasnya.

Pengelola Perpustakaan SMA Negeri 2 Kendari, Juniarsita, mengatakan salah satu inovasi yang dikembangkan untuk mendukung target akreditasi A adalah penerapan perpustakaan digital.