Sementara itu Ketua Panitia Liga Pelajar, Aleks Porat menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk menjaring bibit atlit yang berpotensi dalam rangka mengikuti Pra-PON dan PON tahun 2028 yang rencananya diselenggarakan di NTT.

Baca Juga: Baru Dibentuk, APDESI Muna Barat Wadah Aspirasi Kades dan Aparat Desa

Dari pertandingan ini, akan dipilih 18 pemain putra dan putri yang akan berlaga di tingkat provinsi.

Turnamen ini diikuti oleh 40 siswa SMA/SMK se-Kabupaten Manggarai yang dibagi dalam 9 pull (5 pull SMA dan 4 pull SMK).

Liga pelajar ini dilaksanakan selama kurang lebih Satu bulan, yang digelar di beberapa tempat yakni Lapangan Sepak Bola Langke Majok, Wae Mbeleng, St. Klaus-Kuwu, Bea Waja-Pagal, Karot-Ruteng, Santo Aloysius, dan Stadion Golo Dukal. (B)