Hanya yang menjadi masalah utama adalah bagaimana menyiapkan generasi muda Buton Selatan sanggup beradaptasi dan mengahadapi suasana proses belajar yang lebih kompetitif. Sehingga harus mempunyai kesiapan untuk berhadapan dengan pembelajaran yang bahannya banyak dan cepat.
Lebih lanjut Budi menyampaikan generasi muda Buton Selatan untuk bisa mengahadapi suasana belajar yang kompetitif harus mempunyai dua modal utama yakni yang pertama sikap belajar, adalah terbiasa belajar yang meliputi menyimak, membuat ringkasan, rajin masuk kelas dan sering bertanya.
Kemudian kedua, ulet atau tahan banting yakni harus banyak latihan, kerja sama dan sering bertanya kepada sesama peserta didik. Dimana kedua sikap tersebut sudah mulai dibentuk ketika memasuki usia sekolah atau ketika sudah masuk Sekolah Dasar dan selambat-lambatnya ketika masuk SMP.
Pertama yang akan dibenahi oleh La Ode Budi Utama yakni membuka layanan Pemda Melayani, sebagai bentuk dari pemerintah daerah yang memang untuk membangun daerah yang selalu siap melakukan pelayanan terhadap masyarakat, dalam hal ini akan ada peningkatan pada layanan birokrasi.
Kedua, harus ada perencanaan yang terintegrasi antara Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), Perusahaan Daerah (Perusda), Dana Desa, dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) mempunyai dua tujuan, di antaranya pertama, berkolaborasi dengan ekonomi dan kedua dengan pendidikan untuk mempersiapkan generasi emas menuju Indonesia Emas.
