MUNA, TELISIK.ID – La Ode Tolu (72), adalah satu dari beberapa pemulung yang harus menyambung hidup dengan mencari barang bekas di sekitar wilayah Kota Raha, Kabupaten Muna.
La Ode Tolu mengaku, tinggal di sebuah gubuk bekas yang sudah tidak layak huni, bekas warung milik orang lain di area pelelangan Kota Raha bersama istri dan ke dua orang anaknya.
Kehidupan mereka sehari-hari hanya digantungkan pada mata pencahariannya yang bekerja sebagai pemulung barang rongsokan yang ada di Kota Raha, karena istrinya hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga biasa.
“Saya yang cari uang, istri memasak saja, kalau penghasilan Rp 50-80 ribu per hari, tergantung banyak atau tidaknya barang bekas yang saya dapat,” kata La Ode Tolu, Kamis (3/9/2020).
Ia juga menerangkan, saking sulitnya kehidupan sehari-hari mereka ia dan istrinya, terpaksa menitipkan anak kedua dan ketiga mereka ke keluarga sang istri.
