LONDON, TELISIK.ID - Meski telah memasuki era modern, kasus perbudakan mengerikan ternyata masih merajalela di berbagai negara seperti Inggris. Bahkan sekitar 6.000 orang kini menderita sebagai budak di tanah Inggris.
Dilansir dari Liputan6.com, penampungan para budak tersebut justru berlokasi di tengah-tengah pemukiman warga biasa dan tak ada yang menyadarinya.
Penampungan para budak biasanya terdiri dari para perempuan dan laki-laki yang harus bekerja siang dan malam tanpa dibayar.
Tahun lalu sekitar 1.764 kasus perdagangan manusia dilaporkan pada pusat pelayanan hak asasi manusia di Inggris. Jumlah kasus tersebut meningkat hampir 50 persen per tahun.
Korban-korban perbudakan mengerikan ini datang dari Romania, Albania, Nigeria, Vietnam, Malaysia, Irlandia, bahkan dari Inggris sendiri. Para wanita biasanya dijadikan sebagai budak seks sementara para pria diperlakukan layaknya pekerja paksa.
