Saat menjabat sebagai anggota KPU RI dan menjadi Pelaksana Ketua KPU RI beliau sangat dikenal sebagai sosok yang paling memiliki karakter, salah satu karakter beliau yang paling diingat adalah setiap menerima tamu selalu diterima di depan ruang kerja dan bukan di ruang kerja. Semua dilakukan sebagai sebuah pembelajaran tentang pentingnya transparansi agar semua orang tahu siapa yang menemui beliau dan apa yang menjadi pembahasan, sehingga betul-betul tidak ada yang dirahasiakan.
Saat saya sama-sama bang Hadar Nafis Gumay menjadi Timsel KPU Prov Sultra, beliau mengajarkan kembali arti transparansi dalam penggunaan anggaran (sampai menolak penggunaan anggaran sewa mobil), dan semua proses tahapan seleksi, yang harus diumumkan secepat mungkin pada semua hasil tahapan sesuai dengan jadwal yang telah diatur dalam PKPU.
Semoga nantinya yang lolos menjadi anggota KPU/Bawaslu RI ada yang bisa mengikuti cara kerja dan cara berpikir seorang Hadar Nafis Gumay yang menjadi role model penyelenggara Pemilu yang berintegritas, cerdas dan berkarakter. (*)
