Meski sebetulnya teknologi ESS ini sudah digunakan di Indonesia, tapi masih pada pemanfaatan tertentu, seperti listrik di pedesaan yang menggunakan PLTS atau Pembangkit Listrik Tenaga Banyu/ Angin (PLTB), Uninterruptible Power Supply (UPS) di pusat-pusat data dan di stasiun penerima sinyal telekomunikasi (Base Transceiver Station/ BTS) GSM.

Kebijakan Indonesia Kini

Semangat mengubah konsep bisnis dalam memanfaatkan sumber daya alam dari commodity base menjadi downstreem sangatlah baik. Dengan melihat  produksi-produksi kita lihat hilirisasi, maka setiap tahapan yang dilalui sumber daya alam tersebut, mendatangkan value added serta nilai ekonomis dalam meningkatkan sektor pendapatan.

Sebagai ungkapan serius kita dalam merespon masuknya Tesla Incorporation, Presiden Jokowi telah memerintahkan pembukaan lahan seluas seluas 4.000 hektare milik PTPN IX di Batang. Untuk tahap pertama dibuka seluas 450 hektare, sehingga harapannya Indonesia dalam mendorong sektor ekonomi, dapat menyambut investor dengan pelayanan yang baik dan berdaya saing tinggi. (*)