Meski begitu, ternyata pilihan Prabowo untuk mendedikasikan diri untuk negara dengan menjadi menteri Pertahanan memperoleh respons positif. Prabowo menjadi bagian dari sosok menteri yang dekat dan dihormati oleh Presiden Joko Widodo.
Prabowo pun telah membawa posisi militer Indonesia menjadi lebih baik, lihat saja hasil Survei Global Fire Power (GFP) yang menobatkan Indonesia sebagai negara dengan Militer terkuat di Asia Tenggara (ASEAN) berdasarkan hasil informasi pertahanan dari 138 negara yang diperbarui setiap tahun, sedangkan kekuatan Militer Indonesia di Asia menempati posisi ke-9 sementara di dunia menduduki peringkat ke-16 (Kompas, 17 Oktober 2021).
Respons positif dari perkembangan kekuatan militer Indonesia yang sudah mulai diperhitungkan, ditambah dengan realitas hasil kinerja Prabowo yang dianggap baik, serta faktor hubungan mesra antara Prabowo dan Presiden Joko Widodo menunjukkan bahwa Prabowo memang patut diperhitungkan kembali sebagai calon presiden.
Apalagi didukung juga dengan hubungan yang harmonis kembali antara Partai Gerindra dengan PDI Perjuangan, wajar akhirnya Prabowo diperhitungkan kembali untuk berkoalisi seperti Pemilu 2009 lalu.
Baca Juga: Mata Kebijaksanaan
