Trend saat ini, Prabowo menjadi sosok yang juga penting ditunggu keputusannya seperti: apakah ia akan memilih diusung sebagai calon presiden atau bersedia kembali diusung sebagai wakil presiden, berkoalisi kembali dengan PDIP atau kembali berseberangan dengan membentuk koalisi tandingan, maupun menjadi sosok yang memperoleh dukungan dari Presiden Joko Widodo, atau malah ia memilih sebagai ‘king maker.’

Meski untuk menjadi ‘king maker’ kecil kemungkinannya, tetapi perlu di ingat saat ini elektabilitas Prabowo termasuk kecil tak mencapai angka 25 persen hanya berkutat diangka 20 persen saja, dibandingkan 2019 sebesar 44,5 persen, maka ini menunjukkan dukungan Prabowo merosot tajam mencapai di atas angka 24 persen dibanding 2019 lalu.

Di sisi lain, kutak-katik calon presiden dan wakil presiden meski terlalu dini, menempatkan kans prabowo sebagai presiden maupun wakil presiden untuk menang di Pilpres 2024 mendatang cenderung lebih kecil peluangnya. (*)