Tidak kurang sekitar 256 peserta akan hadir di acara tersebut dari pengurus Koordinator Cabang (PKC) sampai Pengurus Cabang (PC) definitif dari Sabang sampai Merauke untuk menentukan pemimpin di level tertinggi PMII.

Harapan besar bagi pemimpin yang terpilih mampu membawa perubahan baik secara internal maupun eksternal serta mampu menempatkan positioning organisasi secara strategis di level nasional maupun internasional.

Kepemimpinan PMII diharapkan mampu memberikan solve the problems serta menjadi bagian penting dari decision maker terhadap berbagai permasalahan bangsa yang terjadi.

Oleh karena itu, posisi kepemimpinan organisasi perlu kembali menguatkan peran advokasi kader di setiap level kepengurusan terhadap realitas sosial yang ada, meningkatkan kapasitas dalam ruang kaderisasi yang terintegrasi dengan profesi akademisi kader serta mengembalikan posisi dalam membangun gerakan sosial (building social movement) sebagai kekuatan kontrol terhadap setiap kebijakan negara.

Maka dengan demikian, posisi PMII akan hadir sebagai penyeimbang dari bentuk dan intervensi power of domination yang terjadi.