Oleh karena itu, sangatlah penting untuk melakukan pemetaan sekaligus proteksi dini terhadap potensi dan sumber daya kader.

Olehnya itu, membangun desa dengan pertanian menjadi spirit gerakan baru yang ditawarkan, dengan begitu dapat membantu kesiapan organisasi dalam menyiapkan ruang distribusi yang berkelanjutan (sustainable) dari supply SDM yang dimiliki oleh PMII.

Inovasi dan kolaborasi menjadi kunci dalam pengembangan kader PMII ke depan. Inovasi kelembagaan yang mengarahkan aktivitasnya pada aksi nyata yang memberi kontribusi kepada masyarakat, khusunya di bidang pertanian dan pembangunan wilayah perdesaan. Inovasi ini akan memberikan dimensi baru yang sebenarnya menjadi akar gerakan dan genealogi PMII.

Selain itu, semangat kolaborasi dengan berbagai pihak melalui gerakan nyata PMII sangat dibutuhkan untuk dapat menjembatani tujuan dari cita-cita kemerdekaan dengan menyingkirkan egosentris dan identitas untuk tujuan mulia, yakni kemajuan bangsa yang menjadi visi utama Indonesia.

Melalui peran demikian, PMII tidak saja hadir sebagai bagian dari pressure group yang hadir di jalan saja, atau sekadar mengonsumsi isu publik yang lebih cenderung di ranah politik.