Dari pantauan media ini, lebah trigona ini dirumahkan untuk mempermudah pengolahan. Kata Sahirul, bersama warga beberapa kali mencari sarangnya di hutan kemudian diambil untuk dirumahkan.

"Kami pergi cari di hutan-hutan, kemudian sarang bersama lebahnya dibawa kesini (rumah sarang)," kata Sahirul yang juga Ketua Kelompok Tani Hutan ini.

Pihaknya berharap masyarakat bisa berinovasi melakukan pemberdayaan sumber daya alam yang ada meski Ia tidak lagi menjabat sebagai kepala kampung (lurah).

"Semoga kegiatan seperti ini bisa dikembangkan meskipun saya tidak jadi lurah lagi disini," pesannya. (B)

Reporter: Hir Abrianto