Hadits ini menunjukkan keutamaan shaf pertama bagi laki-laki. Hal ini juga menunjukkan bahwa amal itu bertingkat-tingat yang sekaligus juga menunjukkan bahwa pelaku amal bertingkat-tingkat.
Kemudian Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa shaf yang terburuk pada laki-laki maupun wanita artinya sedikit pahala dan keutamaannya, karena berada pada posisi yang semakin jauh dari yang diperintahkan syariat.
Yang dimaksud shaf pertama adalah shaf yang berada di belakang imam, baik orang itu datang ke masjid di awal waktu maupun datang belakangan.
Untuk pendapat yang mengatakan bahwa patokan shaf pertama adalah ditinjau dari awal kedatangannya ke masjid meskipun dia salat di barisan belakang, maka ini tidak tepat. (Lihat Syarh Shahih Muslim).
Perlu diketahui, shaf wanita yang paling baik adalah di belakang, ini berlaku ketika para wanita salat berjemaah bersama-sama di belakang shaf laki-laki.
