Baca juga: Komisi VII DPR RI Sambangi Mega Industri, Bupati: PT OSS dan PT VDNI Kurangi Pengangguran

Baca juga: Penyambungan Air Bersih 12 Desa di Muna Segera Terealisasi

"Kalau memenuhi syarat silahkan ikut. Jangan hanya suka menilai orang. Belum tentu yang menilai itu lebih bersih dari orang yang dinilai," ungkapnya.

Sementara itu, Kadis PUPR, Edi Uga mengatakan, persoalan bersih dan kotornya calon Sekda nantinya, semua tergantung penilaian masyarakat. Toh, track record masing-masing pejabat sudah ditahu, apakah bersih atau lebih kotor.

"Kita kembalikan ke masyarakat dan panitia seleksi yang menilai," timpalnya.