Ia menganggap selama ini ketika mahasiswa mengikuti POMNAS, semua tanggung jawab dibebankan kepada perguruang tinggi masing-masing tanpa campur tangan dari pihak terkait.
Padahal menurutnya, mahasiswa dalam mengikuti event ini, merupakan bagian dari warga Sulawesi Tenggara yang mengharumkan nama daerah dan harus diapresiasi.
"Kesannya kita dianaktirikan. Jika kita badingkan dengan DKI Jarkarta dan Sumatera Barat, pihak terkait selalu mendukung mahasiswanya. Nominal bantuannya juga tidak tanggung-tanggung, Rp 2 miliar sampai Rp 45 miliar. Kita juga butuh dana sebesar Rp 2,5 miliar untuk POMNAS Oktober sampai November nanti di Sumatera Barat," terangnya.
Baca Juga: BNNP Sulawesi Tenggara Tes Urine Pegawai Pengadilan Tinggi
Di tempat berbeda, Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tenggara yang juga menjabat sebagai Ketua Harian KONI Sulawesi Tenggara periode 2022-2026, Suwandi Andi mengatakan, pihaknya akan terus mendukung seluruh atlet di Sulawesi Tenggara.
