SURABAYA, TELISIK.ID - Sejumlah perwakilan guru non PNS yang termasuk golongan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kabupaten Bangkalan, Madura, wadul ke Dewan Jatim.
Para guru swasta tersebut rata-rata mengajar di pondok pesantren. Selama ini mereka merasa selalu dianaktirikan dengan guru yang PNS.
"Kami sudah mengabdi puluhan tahun namun sulit mendapat tunjangan dari pemerintah,” kata salah satu guru, Ustadzah Sofi saat dikonfirmasi, Rabu (2/2/2022).
Dikatakan, saat ini minimnya tingkat kesejahteraan guru swasta di lingkungan pesantren khususnya, secara tidak langsung akan mempengaruhi kualitas pendidikan.
"Para guru swasta terpaksa harus memutar otak bagaimana bisa memiliki kerja sampingan supaya bisa memenuhi kebutuhan keluarga," tegasnya.
