Menindaklanjuti keluhan itu, Erlan dan rekan-rekan poskonya meminta kepala desa untuk membuka komunikasi dengan DPRD Kabupaten Konawe Selatan. Setelah itu pihak DPRD kemudian mengeluarkan pernyataan, listrik di Desa Panambea Barata akan masuk pada tahun 2024 mendatang.

Merasa terlalu lama, Erlan kembali mendesak DPRD Konawe Selatan melalui Kepala Desa Panambea Barata, untuk segera mengindahkan keluhan masyarakat itu. Hasilnya, saat ini semua tiang listrik di desa tersebut telah terpasang dan akan menyala sebelum tahun 2024.

Baca Juga: Niat Bantu Korban Kebakaran, Aksi Galang Dana Mahasiswa IAIN Kendari Dibubarkan Satpol PP

"Tiba-tiba datang tiang listrik dan satu tiang sudah kami pasang sebelum penarikan. Sekarang sudah terpasang semua," bebernya.

Melihat hal itu, Staf Khusus Menteri Agama, Abu Rahmat mengatakan, hal itu merupakan keberhasilan dari IAIN Kendari yang telah memberikan pelatihan terkait program-program yang bisa dikembangkan di lokasi KKN.