Setidaknya, 49 Base Transceiver Station (BTS) akan dibangun di tahun 2021 sampai tahun 2022. Untuk saat ini terdapat 6 yang menara sudah terselesaikan yaitu Site Bungi-Bungi, Site Toli-Toli, Site Balasari, Site Matabundu, Site Langkema dan Site PuuNunu. Pengerjaan bangunan BTS dilaksanakan oleh PT. Fiberhome.
Kepala Bidang Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK), Dinas Kominfo dan Statistik Kabupaten Bombana, Muliadi Billa, SE menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kominfo dan Statistik terus berupaya mengatasi persoalan sinyal, salah satunya dengan pembangunan BTS.
Baca Juga: Dilaporkan Hilang saat Memancing, Warga Bombana Ditemukan Terdampar di Pulau Tacipi Muna Barat
“Selama kurun waktu tahun dua tahun sejak 2019 sampai tahun ini (2021) kami terus berupaya dan menjalin komunikasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo RI untuk mendapatkan alokasi pembangunan BTS di wilayah Kabupaten Bombana,” terang Muliadi.
Muliadi mengakui, dalam proses pelaksanaan di lapangan kerap menghadapi masalah persoalana lahan, seperti adanya titik yang ternyata berada di wilayah hutan produksi lalu ada juga yang malah titiknya tepat berada di bangunan sekolah.
