Seorang pengunjung, Cindy terkait larangan tersebut mengaku, larangan lato-lato cukup membantu karena pengunjung mall bisa lebih nyaman dalam berbelanja.

Baca Juga: Potensi Alam Matarombeo Tak Kalah dengan Madagascar

"Lebih nyaman sekarang karena sudah tidak ada yang terdengar suara lato-lato di sekitar, apalagi di sini kita fokusnya belanja atau refreshing," tutur Cindy.

Lato-lato sendiri pertama kali dimainkan di Amerika Serikat dan di Eropa. Orang-orang di Amerika menyebut permainan ini dengan nama clackers ball atau newton's yo yo. Sementara orang Eropa menyebut permainan lato-lato dengan sebutan clackers, click-clack, knockers dan ker bangers atau clankers. (B)

Penulis: Ahmad Badaruddin