Guru bukan sekadar pengajar, namun ia adalah pembimbing hidup yang mengarahkan pada  pemahaman yang lebih baik. Tapi yang terjadi sekarang sungguh miris, relasi antar guru dan murid seperti penyedia jasa dan pelanggan. Kalau tak suka, dilawan. Kalau nggak nyaman, diviralkan. Sepertinya guru sudah kehilangan wibawa. Guru bukan lagi figure yang disegani, tapi malah sering dipandang lemah dan dicari kesalahannya.

Tak bisa dipungkiri, sistem hidup saat ini benar-benar menggerus nilai moral generasi muda. Mengejek guru menjadi hal yang biasa dilakukan, direkam dan diviralkan demi  mendapat likes, views, komentar atau perhatian dari masyarakat dunia maya. Demi kata keren dan berani, apa-apa diupload demi mengejar validasi semu. Tanpa mereka sadar, hal seperti itu justru  merusak masa depan mereka sendiri.

Jujur saja, kita sebenarnya menginginkan generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, kita menginginkan sistem kuat yang menjaga nilai-nilai kehidupan yang baik terus tumbuh membentuk dan mendidik generasi.  

Mencontoh Sistem Pendidikan Islam

Menghormati guru adalah bagian penting dari adab dalam Islam. Pendidikan berbasis akidah Islam yang didukung negara diyakini mampu membentuk karakter pelajar dan menjaga wibawa guru.