Pertumbuhan positif juga terjadi pada sektor kredit yang merupakan ujung tombak utama perseroan dalam mendongkrak pendapatan. Sektor kredit tumbuh sebesar 8,46% atau sebesar Rp 7,3 triliun meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 6,7 triliun.
Kredit Multiguna, Investasi, dan Modal Kerja menjadi penopang pertumbuhan kredit.
Direktur Utama Bank Sultra, Abdul Latif mengatakan, capaian positif ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah provinsi/kabupaten/kota dan masyarakat kepada Bank Sultra sehingga dapat konsisten memberikan layanan terbaik.
Baca juga: Penyaluran APBN Lewat KPPN Kendari Capai Target Nasional
Baca juga: Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Negatif Versi Komisi XI
