Kekalahan itu diakui mengecewakan oleh pelatih Kamboja, Ryo Hirose. Namun, juru racik formasi Kamboja itu melihat hal positif dari kekalahan anak asuhnya yang mampu menguasai bola dengan baik.
Meski kalah, Kamboja unggul penguasaan bola dengan 56,9 persen berbanding 43,1 persen. Kamboja juga unggul jumlah operan dengan 361 operan berbanding 267 operan yang dibuat Malaysia.
Keunggulan lain yang dibukukan Kamboja yaitu soal persentase operan yang lebih baik ketimbang Malaysia. Persentase operan sukses Kamboja mencapai 85 persen berbanding 82 persen yang dibuat Malaysia.
"Ini kekalahan yang mengecewakan tetapi saya pikir kami bermain baik dan bisa menguasai bola dengan baik melawan tim kuat seperti Malaysia," ujar Hirose.
"Jelas kami tidak akan menyerah dan kami melihat banyak hal bagus sepanjang pertandingan. Kami bisa menjaga prinsip dasar kami yaitu menjaga penguasaan bola, sesuatu yang tidak mampu kami lakukan sebelumnya."
