Diakuinya, panen tahun ini bisa dibilang panen besar karena peningkatan hasil panen yang sangat menguntungkan para petani. Diperkirakan hasil panen dari seluruh lahan tanaman jeruk di Desa Lasembangi bisa mencapai 100 ton.

"Peningkatan hasil panen tahun ini selain dipicu dari dampak musim kemarau, juga disebabkan peningkatan SDM petani yang tidak lepas dari edukasi ketua gapoktan dan kelompok-kelompok petani profesional berkaitan dengan penggunaan pupuk," terang Sabaparta.

Hingga kini luas lahan tanaman jeruk siam di Desa Lasembangi mendekati 50 hektare dan akan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah petani pemula. Para petani memprediksi masa panen akan berakhir hingga awal Desember nanti. (B)

Penulis: Febriyani

Editor: Kardin