Botol plastik bekas dan kardus-kardus bekas dikumpulkan hingga sekarung penuh, lalu dijual ke pengumpul.
Baca Juga: Ingin Pensiun Jualan Sayur Keliling, Lansia Ini Tetap Bertahan demi Hidupi Keluarga
“Biasanya dikumpul dulu setiap hari, kapan sudah satu karung saya pergi mi timbang di tempat ku biasa bawa," tuturnya lemah.
Sambil mengatur barang bekas yang sudah dia kumpulkan, Rahmat bercerita pengalamannya selama menjadi pemulung. Karena sudah tua dan sakit-sakitan, Rahmat sebenarnya tidak sanggup lagi menjadi pemulung. Dia menggeluti pekerjaan ini sejak tahun 2004.
Pernah memiliki pengalaman pahit saat mengais rezeki, gerobaknya pernah dicuri orang, pernah juga dituduh mencuri barang bekas, sampai harus dihadapkan dengan aparat kepolisian.
