La Ria membeli jambu mente mentah per ton, namun tidak dibayar full. Kemudian oleh istrinya diolah untuk dijual. Hasil itulah yang dibagi pembayarannya kepada pemilik jambu.

Menjadi penjual jambu mente, tak jarang kakek La Ria merugi, jika jambu yang ia beli dengan kulitnya itu rusak. Namun menurutnya itu, adalah bagian dari risiko pembeli.

"Saya beli per ton, jadi kalau rusak jambunya otomatis merugi. Tapi tidak terlalu banyak. Hanya pernah dulu, saya ditipu oleh penjual, saya pesan di luar Kendari sudah bayar, tapi tidak dibawakan jambunya," kata La Ria.

Meski banyak cobaan yang melanda Kakek La Ria, namun tetap ia jalani dengan ikhlas dan penuh syukur.

Baca Juga: Hampir Menyerah, Malah Bisa Beli Rumah dari Jualan Sayur