"Kita sudah terapkan belajar tatap muka dari Januari, bahkan pada saat kasus pandemi COVID-19 meningkat sekitar bulan Febuari lalu. Itu kami masih menerapkan proses pembelajaran secara normal, hanya saja penerapan protokol kesehatan masih menjadi yang utama," ucapnya.

Terkait masalah vaksin, dirinya menyebut, bahwa seluruh siswa-siswi sudah melakukan vaksinasi.

"Semuanya, baik itu para guru, seluruhnya sudah vaksin dosis pertama dan kedua. Sehingga kami berani untuk melaksanakan pembelajaran secara normal," katanya.

Baca Juga: Usia Siswa SMP jadi Waktu Terbaik Cari Jati Diri

Sementara itu, salah satu siswa MAN 1 Kendari, Chumaira Nayla Siti Andinia, mengaku selama mengikuti proses belajar di sekolah, ia tak merasakan adanya ketakutan atau was-was, karena pembalajaran sudah kembali normal, di tengah wabah seperti ini.