KUPANG, TELISIK.ID - Angka kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sempat mengalami penurunan pada September 2021 sebesar 20,44 persen, atau menurun 0,55 persen poin terhadap Maret 2021 dan menurun 0,77 persen poin terhadap September 2020.

Namun itu belum mampu mengantar provinsi yang kerap dikunjungi Presiden Jokowi ini ke peringkat paling buncit. NTT masih tetap berada pada posisi ketiga setelah Papua dan Papua Barat.

Dari 34 provinsi di Indonesia, secara keseluruhan data termuktahir mengenai penduduk miskin di Indonesia yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik pada periode Maret-September 2021 menurun menjadi 9,71 persen pada periode yang sama di tahun 2020.

Menurut Kepala BPS NTT, Matamira B. Kale, Provinsi Papua menduduki urutan pertama provinsi termiskin di Indonesia dengan jumlah 27,38 persen. Kemudian di urutan kedua, ada Papua Barat dengan 21,82 persen.

Pada posisi ketiga, NTT, dengan 20,44 persen angka kemiskinan, lalu disusul Maluku dengan 16,30 persen.