"Saya suka dengan metode ini, awalnya saya tidak hafal perkalian, tapi setelah ikut pelatihan saya langsung cepat hafal perkalian," ungkap Agis.
Ia mengatakan, metode yang disampaikan oleh guru dan pelatih sangat menarik, serta cara mengajar guru menjadi lebih asik dan mudah dipahami, sangat berbeda dengan proses pembelajaran yang disampaikan di sekolah yang monoton dengan rumus dan hasil jawaban yang didapatkan.
Kemudian salah seorang guru SDN 9 Lawa, Muhammad Taati Sofyan mengatakan, metode gasing belajar matematika menjadi lebih gampang dan menyenangkan, tentunya hal itu diinginkan oleh siswa.
Sofyan katakan, berbeda dengan pembelajaran selama ini dengan metode klasik, kontekstual, kurang menarik, monoton berdasarkan buku, tetapi dengan metode gasing matematika dapat diajarkan dengan sangat gampang.
"Sangat berbeda metodenya, dulu rumusnya dituliskan di buku, sudah itu yang kita patokan," ungkapnya.
