Lisbeth katakan, bentuk konkret dalam metode gasing itu dengan menunjukkan media seperti kertas yang telah diberi warna tertentu untuk menentukan bilangan satuan, puluhan, ratusan dan ribuan.

Selanjutnya, bentuk konkret yang dimaksud yaitu menuliskan angka, dalam hal ini guru menulis angka tertentu untuk diperlihatkan kepada siswa, sementara mencongak terbagi dua yaitu mencongak lisan maupun tulisan, artinya siswa dapat menjawab dengan langsung menyebutkan hasil pengoperasian atau menuliskan hasil pengoperasian.

Metode gasing tidak hanya membentuk anak untuk cepat tanggap namun dapat membentuk karakter, seperti mengajarkan anak untuk mempunyai daya juang yang lebih tinggi, bukan hanya mengarah pada anak namun menyasar para guru agar tidak melakukan proses pembelajaran yang monoton pada administrasi. (A)

Penulis: Putri Wulandari

Editor: Kardin