"Kita utamakan untuk kebutuhan sendiri dulu. Kalau memang ada sisa yah bisa untuk dijual dengan harga yang terjangkau, yakni Rp.10.000 per liternya," tutur Levin kepada Telisik.id.

Ia mengaku, kelapa yang diproduksinya hari ini berjumlah 30 buah menghasilkan 5 liter atau 8 botol minyak kelapa.

"Ada 30 buah kelapa yang kami produksikan hari ini. Puji Tuhan hasil minyaknya juga lumayan banyak hingga mencapai 5 liter sehingga bisa pakai sampai 2 hingga 3 pekan kedepan," ujar Levin.

Ia berharap kondisi kelangkaan dan mahalnya Migor di pasaran ini menjadi perhatian serius pemerintah agar stok dan harganya kembali normal.

Senada dengan Levin, salah seorang pemilik kebun kelapa, David Delan Mahos juga menyampaikan keinginannya untuk memproduksi kembali kelapanya menjadi Migor. Hal itu akibat langkah dan mahalnya Migor di kios-kios terdekat.