Murni adalah satu di antara banyak pemulung yang ada di Kota Kendari. Menyusuri jalan mencari barang dan dan botol bekas menjadi keseharian Murni setiap hari. Sejak pagi sebelum pukul 03.00 Wita dini hari, Murni sudah keluar rumah untuk memulung.
Mall Mandongan manjadi lokasi tempatnya memulung, hal ini dilakukan agar Murni tidak didahului oleh pengangkut sampah, karena mereka juga mulai mengambil sampah yang ada di sekitar mall Mandonga di waktu yang sama.
Murni adalah sosok perempuan tangguh. Sejak lama ditinggal oleh suami menjadikannya tulang punggung keluarga. Meski telah memiliki anak dan berhasil menyekolahkannya hingga selesai, Murni tetap bisa mengangkat Akbar yang masih kecil karena kedua orang tua yang telah tiada. Menjadikannya sosok ibu tangguh dengan segala keterbatasannya.
Murni yang pernah mengalami musibah karena kecelakaan pada akhirnya memperoleh kebaikan dari kemurahan hati seorang tetangga yang berprofesi dokter. Murni ditolong dan dibiayai. Kecelakaan yang menimpanya beberapa tahun silam, tidak menyurutkan tekadnya untuk tetap bangkit. Sekalipun sempat berhenti mencari nafkah untuk beberapa saat karena musibah, Murni tidak pantang menyerah dan patah semangat. (A)
Repoeter: Nadwa Rifada
