"Apabila social awareness ini bisa ditingkatkan, maka kita bisa menjaga agar perlintasan kereta api menjadi tempat yang aman untuk dilalui," ujarnya, Jumat (6/1/2023).

Baca Juga: Mobil Dinas Kapolres Baubau Tabrak Kios

Khofifah melanjutkan, di Jawa Timur sendiri terdapat 1.290 perlintasan kereta, dengan rincian 1.140 perlintasan sebidang dan 150 perlintasan tidak sebidang. Dari seluruh perlintasan itu, 72 perlintasan dijaga oleh pemda, 280 dijaga KAI, 127 dijaga oleh relawan dan 470 tidak dijaga.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Toni Harmanto mengimbau kepada forkopimda untuk benar-benar memberi perhatian pada laka lantas di perlintasan kereta ini. Ini adalah bagian untuk menjaga keamanan dan keselamatan bersama, baik di dunia dan nanti di akhirat.

"Nanti kitalah yang akan dimintai pertanggung jawaban mengenai nyawa-nyawa yang melayang di perlintasan kereta api ini. Karena itu kita harus dengan sebaik-baiknya mulai menindaklanjuti masalah ini, mulai dengan penerapan EWS dan pembangunan kesadaran sosial," sebut mantan Kapolda Sumatera Selatan ini. (B)