"Salah satu penyebabnya bukan hanya karena solarnya yang sekarang masuk 3 kali seminggu, berbeda dengan sebelumnya tapi SPBU-nya cuma ada satu di sini, kalau seandainya ada dua atau tiga, mungkin tidak antre panjang dan lama seperti ini," kata La Todi (32).
Sopir truk lain juga mengeluhkan hal sama yaitu SPBU yang hanya ada satu di Kabupaten Buton dan SPBU baru dibuka pukul 07.00 Wita, sehingga mereka rela mengantre berjam-jam bahkan berhari-hari.
"SPBU juga cuma satu, jadinya ada yang ngantre sampai rela bermalam di masjid, ada yang sampai dua hari karena kalau tidak ngantre mau bagaimana lagi kita butuh solar juga," ungkap, Kardin (35).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sopir truk yang antre bukan hanya berasal dari wilayah Pasarwajo saja, melainkan dari wilayah lain seperti dari Hendea, Lasalimu dan masih banyak lagi. (B)
Penulis: Nur Rizki Fitasari
