MUNA, TELISIK.ID - Pemeriksaan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Muna, LM Rusman Emba terkait dengan perkara dugaan suap usulan dana pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2021 Kabupaten Kolaka Timur sontak menghebohkan publik.

Pemeriksaan itu menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan media sosial. Kabag Protokoler dan Komunikas Pimpinan Pemerintah Kabupaten Muna, Ali Syadikin menghimbau seluruh masyarakat agar tidak resah dan tetap tenang terhadap berita pemanggilan bupati di KPK.

"Pak bupati himbau agar seluruh masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi," kata Ali Syadikin, Rabu (15/6/2022).

Menurut Ali, sebagai warga negara dan pejabat publik, bupati patut memberikan keterangan terhadap aparat penegak hukum. Kapan pun, bupati siap memberikan keterangan.

"Pak bupati hanya memberikan klarifikasi, karena tersangkanya merupakan adik dan stafnya," ungkapnya.