Islam adalah agama yang aturannya holistik. Mengatur seluruh dimensi kehidupan manusia. Setiap perbuatan manusia dalam keadaan sadarnya terikat hukum syariat itu.
Lalu bagaimana hukum meminum obat kuat sebelum hubungan seksual bersama istri? Berikut kami rangkumkan untuk anda.
Dilansir dari islam.nu.or.id, Syekh Abu Bakar bin Muhammad Syatha dalam karyanya I'anatuth Thalibin menyebutkan, hukum meminum obat kuat dengan tujuan supaya kuat dalam bersenggama dengan istri adalah sunnah selama menggunakan obat yang diperbolehkan secara medis dan dengan tujuan yang baik seperti menjaga keluarga supaya tetap romantis dan mendapatkan keturunan.
Baca juga: Balaslah Keburukan dengan Kebaikan
"Dan disunnahkan bagi lelaki menggunakan media yang bisa memperkuat tubuh dengan obat-obatan yang diperkenankan namun harus dengan memperhatikan aturan-aturan medis serta mempunyai tujuan yang baik, seperti menjaga keharmonisan keluarga dan keturunan. Karena hal tersebut merupakan media supaya lelaki tetap dicintai istrinya. Oleh karena itu sebaiknya lelaki memang dicintai istrinya. Banyak masyarakat yang tidak menggunakan obat kuat tersebut. Akhirnya senggamanya menghasilkan bahaya yang cukup besar.” (Abu Bakar bin Muhammad Syatha ad-Dimyathi, I'anatuth Thalibin, [Darul Fikr, 1997], juz 3, halaman 316).
