"Saya di sini jual gorengan setengah mati, cari minyak ke sana-ke sini tidak dapat. Itu pun kalau dapat harganya juga sangat mahal," ungkapnya, Selasa (1/3/2022).

Lanjut, Maisultan menambahkan saat menggoreng, minyak goreng yang digunakan secukupnya supaya bisa menghemat.

Baca Juga: Minyak Goreng di Kendari Masih Langka, Dewan Segera Sidak Lapangan

"Pas menggoreng minyak yang saya gunakan hari biasa bisanya 2 liter, sekarang saya akali hanya menggunakan 1/4 liter saja. Untuk harga saya masih menjualnya 5 potong Rp 5000," ucapnya.

Semetera itu, penjual gorengan di daerah Kecamatan Mandonga, Lilik Suriani mengungkapkan, dengan kelangkaan minyak goreng, bisnis gorengan yang dia lakoni terancam gulung tikar. Minyak adalah salah satu kompenen paling utama dalam bisnis gorengnya.