"Begini mas, minyak terus langka dan mahal bisa-bisa saya gulung tikar," ucapnya.

Lilik Suriani menambahkan, jika harga dari gorengan dinaikan maka pelanggan setianya akan tidak membeli gorengnya lagi.

"Kita kasih naik harga ini, sudah pasti nda ada yang mau beli," tambahnya.

Baca Juga: Bersiap, 33.480 Liter Minyak Goreng Bakal Masuk ke Kota Kendari

Tempat yang berbeda, Aminah mengatakan, minat pembeli terhadap gorengnya kurang. Ditambah lagi harga minyak naik dan langkah membuat usahanya semakin susah.