KENDARI, TELISIK.ID - Kelangkaan dan mahalnya minyak goreng masih jadi polemik di Kota Kendari. Banyak syarat yang dikeluarkan oleh distributor dan swalayan dalam memperdagangkan minyak goreng membuat masyarakat kesulitan untuk membelinya.

Hal itu terjadi pada pedagang kami lima. Langka dan mahalnya minyak goreng membuat sejumlah usaha yang dilakoni semakin susah, terutama pejual martabak. Bahan utama dalam pembuatan martabak adalah minyak goreng.

Pejual martabak, Yayat mengatakan, kesulitannya dalam mencari minyak goreng di berbagai swalayan di Kota Kendari. Pasca langkanya minyak goreng ia mengaku harga yang digelotorkan untuk membeli terbilang mahal. Minyak dengan ukuran 2 liter biasa dipatok dengan harga Rp 28.000 - Rp 30.000 sekarang menjadi Rp 50.000.

"Bisanya saya beli minyak 2 liter harga cuma Rp 28.000," ucapnya Rabu (2/3/2022).

Yayat menambahkan, dalam kesulitannya mendapatkan minyak goreng membuat usaha yang dia lakoni terancam tutup.