Dengan harga minyak yang begitu tinggi, Ade mengaku, menaikan harga dari martabak yang ia jual.

"Untuk martabak biasa, spesial dan istimewa harganya naik Rp 3.000, kalau martabak super dan jumbo naik Rp 5.000," bebernya.

Tempat berbeda, Zul mengaku, dirinya sangat kesulitan membeli minyak yang ada di setiap swalayan Kota Kendari. Dengan nominal harga minyak saat ini yang menurutnya tidak masuk diakal.

Baca Juga: Sebulan Jelang Ramadan, Harga Daging Terpantau Normal

"Sudah langka, harganya naik pula," keluhnya.