“Saya sudah dari tadi pagi cari minyak tanah. Dan barusan, saya ke Mbaumuku namun di sudah habis. Terus sampai di sini pemilik pangkalan mengaku tak ada minyak. Ini sebentar bingung harus cari di mana lagi,” ungkap Herlin, seorang warga yang mengaku berasal dari Cucosangge, Desa Bangka Kenda Kecamatan Wae Rii.

Menanggapi itu, Kapolda Nusa Tenggara Timur, Irjen Pol Johanis Asadoma membentuk tim khusus untuk menyelidiki penyebab terjadinya kelangkaan minyak tanah.

" lKarena minyak tanah ini masih sangat diperlukan oleh masyarakat l," katanya di Kupang, Kamis (24/11/2022).

Baca Juga: Pilkades Muna Berjalan Aman

Irjen Pol Johanis mengatakan, dirinya akan memanggil Direktur Kriminal Khusus untuk menyelidiki masalah kelangkaan minyak tanah itu.