Tradisi ini juga dipengaruhi kondisi geografis wilayah tersebut. Tanah berbatu menyulitkan penggalian makam, sedangkan keterbatasan kayu dan bahan bakar menjadi kendala untuk melakukan kremasi.

Makna Spiritual di Balik Sky Burial

Dalam kepercayaan masyarakat setempat, burung nasar dikenal dengan sebutan Dakini, yang dimaknai sebagai penari langit. Burung tersebut dipercaya memiliki hubungan spiritual dengan perjalanan arwah setelah kematian.

Penyerahan jasad kepada burung nasar dipandang sebagai bentuk kebaikan terakhir bagi makhluk hidup. Tubuh manusia yang telah meninggal menjadi sumber makanan bagi hewan, sejalan dengan keyakinan mengenai pemberian dan pengorbanan.

Tradisi ini juga dikaitkan dengan kisah Buddha Sakyamuni yang diceritakan pernah mengorbankan daging tubuhnya untuk memberi makan seekor elang demi menyelamatkan seekor merpati. Kisah tersebut menjadi salah satu cerita yang dikaitkan dengan nilai pengorbanan dalam tradisi ini.