Baca Juga: Heboh Rotasi Bumi Melambat hingga 25 Jam Sehari, Begini Penjelasannya
Melansir Sindonews, Minggu (18/1/2026), evolusi hewan selama jutaan tahun didorong oleh dinamika perubahan genetik, yang mencakup transformasi sederhana hingga modifikasi anatomi yang jauh lebih kompleks.
Para peneliti menyoroti peran elemen Alu, sekuens DNA khusus primata yang dikenal mampu memicu perubahan besar dengan cara menyisipkan diri ke dalam kode genetik atau genom makhluk hidup.
Peneliti menemukan dua elemen Alu unik pada gen TBXT kera besar yang tidak dimiliki monyet. Elemen ini berada di intron, bagian DNA yang selama ini dianggap sebagai 'materi gelap' yang tidak berfungsi dalam genom kita.
Sifat repetitif sekuens Alu memicu penghapusan ekson saat penyambungan RNA pada gen TBXT. Inilah mekanisme genetik utama yang menyebabkan ekor tidak lagi tumbuh pada manusia dan kera besar.
