“Baru hari ke-11 Amir ditemukan. Dia seperti orang linglung. Bahkan ketika ditanya, dia tidak tahu ke mana selama itu,” tutur Zura.

Keluarga membawa Amir ke rumah sakit dan kemudian meminta bantuan ustaz untuk memulihkan semangatnya. Sejak saat itu, ibunya kerap menyalahkan diri sendiri karena menyuruh Amir keluar saat maghrib.

Baca Juga: Mistik: Berawal dari Doa Bersama, Rumah Keluarga Ini Justru Makin Diteror Sosok Tak Kasatmata

“Ibu menyesal menyuruh Amir keluar beli telur. Maghrib seharusnya di rumah, bukan di jalan,” kata Zura.

Kisah ini menjadi pengingat bagi masyarakat setempat untuk berhati-hati dan tidak keluar rumah menjelang waktu maghrib.