Indah langsung menyangkal karena anak bungsunya masih berada di masjid. Namun, anak keduanya bersikeras bahwa ia mendengar suara air mengalir dan seseorang menyahut saat dipanggil.
Tidak lama berselang, anak bungsunya benar-benar pulang dari masjid, membuat mereka bertanya-tanya siapa sosok yang sedang mandi tadi.
Kecurigaan semakin kuat ketika mereka memeriksa kamar mandi dan mendapati bahwa tidak ada seorang pun di dalamnya. Rasa takut mulai merayapi Indah dan anak-anaknya. Namun, teror ini ternyata belum berakhir.
Memasuki hari kesepuluh Ramadan, Indah bangun pukul 03.00 WIB untuk menyiapkan makanan sahur. Saat melintasi ruang tengah, ia melihat anak bungsunya sedang sholat tahajud.
Pemandangan itu cukup mengejutkan karena anak bungsunya dikenal takut gelap dan jarang bangun lebih awal untuk sholat malam.
