Perbedaan jumlah tangkapan tersebut memunculkan pertanyaan di kalangan warga mengenai kemampuan Suki memperoleh ikan dalam jumlah besar.

Kecurigaan masyarakat semakin berkembang ketika sejumlah warga dikabarkan meninggal dunia secara beruntun. Bang Brew menyebut, berdasarkan cerita yang didengarnya, peristiwa itu berlangsung selama sekitar tiga bulan setelah Suki menetap di pulau tersebut.

“Setiap hari selama Suki pindah ke Pulau Panggang, setiap harinya orang ada yang meninggal selama tiga bulan berturut-turut,” ujar Bang Brew.

Ia menjelaskan, kematian tersebut dikaitkan dengan kondisi tubuh korban yang dianggap tidak biasa. Dalam cerita yang beredar, sebagian korban ditemukan dengan kondisi luka atau pembesaran pada bagian anus.

Menurut penuturan warga yang dihimpun Bang Brew, kejadian tersebut membuat sebagian masyarakat ketakutan. Bahkan, sejumlah penduduk disebut memilih meninggalkan Pulau Panggang untuk sementara waktu dan mengungsi ke pulau lain.