Beberapa laporan menyebut tentara Israel juga mengaku melihat keberadaan kelompok tersebut. Dalam sebuah interogasi terhadap warga, tentara meminta penjelasan tentang ciri-ciri pejuang Al-Qassam.
Warga itu menjawab bahwa para pejuang memakai pakaian hitam. Namun tentara membantah. Dalam kesaksian yang beredar, seorang tentara mengatakan, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”
Cerita serupa datang dari seorang sopir ambulans yang dihentikan di jalan. Ia ditanya mengenai orang-orang berpakaian putih yang disebut berada di belakang kendaraannya. Sopir itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulans.” Ia juga menyatakan tidak melihat siapa pun seperti yang dimaksud tentara.
Di kawasan Tal Islam, seorang warga yang hendak mengungsi bersama keluarganya mengaku melihat beberapa pejuang menangis di tangga rumah susun. Saat ditanya alasan mereka, salah satu pejuang menjawab, “Kami menangis bukan karena takut. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur.
Ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang.”
