“Suara langkah kaki, atau suara orang lari-lari memang benar adanya. Saya kamarku di lantai bawah jadi sering dengar. Pernah juga pintu diketok-ketok, suara langkah kakinya orang naik turun tangga, bahkan tetangga kamarku pernah kesurupan. Pokoknya itu kos makin horor di tahun 2018, tidak tahu penyebabnya apa, mungkin si Sabrina terganggu,” beber El kepada Telisik.id, Rabu malam (6/10/2021).
Kejadian-kejadian mistis ini menjadi salah satu alasan dirinya bergegas pindah ke pondok lain. Lambat laun, gerakannya pun diikuti oleh penghuni lain.
Sementara Nur, satu-satunya yang masih tinggal di pondok Lemon, menuturkan bahwa ia sampai saat ini masih bisa bertahan karena tidak terlalu memperdulikan gangguan dari si hantu Sabrina. Ia juga tidak terlalu sering menginap di kos, sebab dirinya biasanya menemani sang sepupu ketika malam.
“Saya belum ada niat pindah. Saya tidak terlalu sering juga bermalam di sini (kamar kosnya), karena biasanya saya temani tidur sepupuku atau kadang nginap di rumahnya temanku,” pungkasnya. (B)
Reporter: Apriliana Suriyanti
