Ia bahkan pernah berkata jika suatu kejadian saat penagihan tiket di atas kapal, ia bebas tagihan karena ilmu agar orang tidak dapat melihat anggota tubuhnya, masyarakat setempat biasa menyebutnya sawurondo.
"Orang itu sangat misterius dan tidak banyak yang tahu tentang keberadaannya. Namun, semua orang di sini tahu tentang ilmu kebalnya," kata La Raida, Kamis (11/5/2023).
Mustadim (42), anak dari pria tersebut mengatakan, ayahnya sangat terobsesi dengan ilmu kebal. Ia menghabiskan 10 tahun hidupnya di dalam hutan belantara hanya untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut.
Namun, setelah 10 tahun hidup di dalam hutan, pria tersebut akhirnya memutuskan untuk keluar dan merantau ke berbagai tempat.
Baca Juga: Mistik: Pengalaman Seram Jalur Mudik di Poros Wolasi Konawe Selatan
