Dia melanjutkan cerita, di perjalanan tidak ada kejadian yang mereka alami, namun saat mereka sampai di tempat penyeberangan, angin tiba-tiba berhembus kencang, langit menjadi gelap dan gelombang laut mulai meninggi.

"Pemilik perahu mulai cemas, apa dia akan membantu kami untuk penyeberangan atau tidak," ungkapnya.

Setelah sampai di kaki gunung tersebut, mereka lalu memulai pendakian, pada awalnya tidak ada kejadian yang aneh.

Namun pada saat mereka ingin melanjutkan perjalanan ke puncak gunung pada pukul 02.00Wita, salah satu anggota mereka berinisial RAT memilih tetap tinggal di tenda yang berada di tengah gunung tersebut karena alasan kelelahan.

"Dia capek dia bilang tidak jadi, dia tinggal sendiri di tengah," ungkapnya.